Dwitasari

  • octavianoaditya41008has quoted2 years ago
    Bibirku seketika kelu. Menyadari segalanya memang telah berubah. Tiba-tiba aku tersadar, tentang ingatan pertama dan terakhir, dadaku sesak, ada getar menyeruak, arteriku menyeru; bersuara tanpa samaran apa-apa.
  • Ainni Ainnihas quotedlast year
    Angsana sibuk dengan dunianya dan aku sama sibuknya: memperhatikan dunianya.
  • Nabila Syahlaa Ulayyahas quoted2 months ago
    Induk harimau tak perlu nama untuk tahu siapa anak-anaknya. Dan, bagaimana buaya malah lebih erat kaitannya dengan burung ketimbang kadal? Hewan-hewan itu tahu apa yang harus mereka makan tanpa tahu label pada apa yang mereka cerna. Mereka saling memahami tanpa bahasa.
  • Nabila Syahlaa Ulayyahas quoted2 months ago
    Jadi, apa doa untuk usia yang ke-23 ini?” tanyaku sekenanya.
    “Berdoa untuk apa? Semua udah diatur baik dan buruknya.”
    “Berdoa untuk jauh dari kesialan?” tanyaku lagi, kali ini penuh penekanan.
    “Apa masih bisa disebut sial, kalau itu emang udah jadi keharusan?”
  • sulastrijelle16has quotedlast month
    “Dan, kita manusia yang memberi nama pada mereka, mengenali dan berusaha memahami,”
fb2epub
Drag & drop your files (not more than 5 at once)