Komaruddin Hidayat

Psikologi Kebahagiaan

b9479067163has quoted4 years ago
Pengantar Haidar Bagir
Aku mati sebagai mineral dan menjelma
menjadi tumbuhan
Aku mati sebagai tumbuhan dan menjelma
menjadi hewan
Aku mati sebagai hewan dan menjelma
menjadi manusia
Lalu, mengapa aku harus takut berakhir pada kematian?

Maut tak pernah mengurangi sesuatu
Okihas quoted9 months ago
Karena sesungguhnya, kebahagiaan terletak dalam ketenangan jiwa, bukan pada benda-benda, kekuasaan, atau popularitas di luarnya yang menjadi barang buruan jiwa angkara murkanya.
marsha khairunisahas quotedlast year
m [30]: 30)

Artinya, “hanya” dengan cara memelihara kebersihan hati saja, akhlak Allah itu sudah akan teraktualisasikan dalam diri kita.
Faiq Azishas quotedlast year
Jika kijang ikut lomba lari, manusia pasti kalah. Jadi, keunggulan manusia memang tidak terletak pada eksistensi jasadi, tetapi pada jiwa-jiwa yang tumbuh berkembang di dalamnya.
Faiq Azishas quotedlast year
Jasad manusia ibarat bumi yang menyangga semua makhluk hidup lain sehingga mesti dijaga, dirawat, dan dicintai. Islam mengajarkan agar seseorang mengonsumsi makanan yang halal dan baik
Faiq Azishas quotedlast year
Karena sesungguhnya, kebahagiaan terletak dalam ketenangan jiwa, bukan pada benda-benda, kekuasaan, atau popularitas di luarnya yang menjadi barang buruan jiwa angkara murkanya
Ananda Tegarthas quoted4 years ago
Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk
boygurning13has quoted4 years ago
Dalam the manic society yang serba-ingin-cepat, muncul penyakit sosial 3H, yaitu hurried, hostile, humourless
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Setiap detik adalah sebuah mata rantai dari perjalanan yang tidak bisa diputar kembali. Setiap saat sepanjang cerita ini, kita dituntut untuk membuat keputusan.
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Buku ini merupakan refleksi dan juga teoretisasi dari tahapan-tahapan perjalanan hidup anak manusia sejak kecil sampai tua. Dengan asumsi bahwa dalam diri manusia terdapat perkembangan psikologis yang universal serta kecenderungan berperilaku yang regular dan laten, apa pun bangsa dan agamanya. Dalam beberapa aspek, kehidupan manusia di mana pun memiliki kemiripan dan kecenderungan laten yang sama. Yang paling nyata dan mudah diamati adalah orientasi fisik. Tema makan, minum, tidur, orientasi seksual, di mana pun akan dijumpai dan pola dasarnya sama.
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Setiap detik adalah sebuah journey, mata rantai dari sebuah perjalanan yang tidak bisa diputar kembali. Dan, setiap saat kita dituntut untuk membuat keputusan. Dalam sehari semalam, tak terhitung lagi berapa banyak keputusan yang kita buat untuk menentukan pilihan. Ada keputusan yang tidak berisiko besar, ada pula yang memiliki risiko jika salah memutuskan. Ketika membuat keputusan memilih warna pakaian pada pagi hari, misalnya, tidaklah begitu signifikan bagi seorang laki-laki. Namun, tidak
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Hanya kepada-Nyalah segala sesuatu kembali.”
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Setelah dalam keadaan malaikat
aku masih harus mati dan menjelma menjadi
sesuatu yang tidak bisa aku pahami
Ah, biarkanlah diriku lenyap, memasuki kekosongan, kesunyian
Karena dalam kesunyian itulah terdengar suara
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Sekali lagi!
Aku masih harus mati sebagai manusia
dan lahir di alam malaikat
Aku masih harus mati lagi karena:
“Segala sesuatu pasti binasa, kecuali wajah Allah”
Lia Apriliahas quoted11 days ago
Aku mati sebagai mineral dan menjelma
menjadi tumbuhan
Aku mati sebagai tumbuhan dan menjelma
menjadi hewan
Aku mati sebagai hewan dan menjelma
menjadi manusia
Lalu, mengapa aku harus takut berakhir pada kematian?

Maut tak pernah mengurangi sesuatu dariku
namanya juga hiduphas quoted8 months ago
Wa kâna al-insânu ‘ajûla (QS Al-Isrâ’ [17]:11).
namanya juga hiduphas quoted8 months ago
Apa pun yang dianggap baik adalah yang serbacepat.
namanya juga hiduphas quoted8 months ago
Dari sudut pandang agama, kebugaran spiritual akan diraih jika seseorang tidak terperangkap di wilayah fisikal-material karena di luar itu masih ada dunia immateri atau ruhani yang lebih tinggi, indah, dan abadi yang senantiasa mendekatkan kita kepada orbit Ilahi.
Okihas quoted9 months ago
Nafsu manusia selalu meronta-ronta untuk dipuasi, bagaikan bayi yang disapih.
Rini Rinihas quoted9 months ago
detik adalah sebuah mata rantai dari perjalanan yang tida
fb2epub
Drag & drop your files (not more than 5 at once)